Hal Penting Sebelum Menandatangani Perjanjian Bisnis
Dalam dunia bisnis, perjanjian atau kontrak merupakan salah satu dokumen penting yang mengatur hubungan hukum antara para pihak. Perjanjian dapat digunakan dalam kerja sama usaha, jual beli, investasi, jasa, distribusi, sewa menyewa, maupun berbagai transaksi bisnis lainnya.
Karena memiliki konsekuensi hukum, jangan terburu-buru menandatangani perjanjian bisnis hanya karena ingin segera menyelesaikan transaksi.
Bagian yang paling penting justru sering terdapat pada klausul mengenai hak, kewajiban, pembayaran, jangka waktu, tanggung jawab, penghentian kerja sama, dan penyelesaian sengketa.
Mengapa Perjanjian Bisnis Harus Dibaca dengan Teliti?
Perjanjian yang telah disepakati dapat menjadi dasar hubungan hukum antara para pihak. Karena itu, setiap klausul sebaiknya dipahami sebelum seseorang memberikan persetujuan.
Jangan hanya memperhatikan nilai transaksi atau keuntungan yang ditawarkan. Perhatikan juga risiko dan kewajiban yang mungkin muncul selama perjanjian berlangsung.
7 Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Menandatangani Kontrak
Identitas Para Pihak
Pastikan nama, identitas, alamat dan kapasitas hukum para pihak tercantum secara jelas.
Objek Perjanjian
Pastikan apa yang menjadi objek kerja sama atau transaksi dijelaskan secara jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.
Hak dan Kewajiban
Periksa kewajiban yang harus Anda lakukan dan hak yang seharusnya Anda terima.
Pembayaran
Perhatikan nominal, jadwal pembayaran, mekanisme pembayaran, denda dan ketentuan apabila terjadi keterlambatan.
Jangka Waktu
Periksa kapan perjanjian mulai berlaku, berakhir, diperpanjang atau dapat dihentikan.
Wanprestasi
Perhatikan apa yang terjadi apabila salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya.
Penyelesaian Sengketa
Periksa mekanisme penyelesaian sengketa yang disepakati apabila terjadi perselisihan.
Pengakhiran Perjanjian
Perhatikan kondisi yang memungkinkan salah satu pihak mengakhiri kerja sama dan akibat hukumnya.
Waspadai Klausul yang Tidak Anda Pahami
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menandatangani dokumen meskipun terdapat klausul yang sebenarnya belum dipahami.
Apabila terdapat istilah atau ketentuan yang tidak jelas, jangan ragu untuk meminta penjelasan sebelum memberikan persetujuan.
Jika terdapat klausul yang tidak Anda mengerti atau terasa tidak seimbang, pertimbangkan untuk meminta penjelasan atau melakukan pemeriksaan hukum terlebih dahulu.
Perhatikan Klausul Denda dan Ganti Kerugian
Klausul mengenai denda, ganti kerugian atau tanggung jawab para pihak dapat memiliki konsekuensi finansial yang signifikan.
Karena itu, jangan hanya melihat keuntungan dari suatu kerja sama. Pahami juga kewajiban dan risiko apabila terjadi pelanggaran perjanjian.
Perhatikan Klausul Pengakhiran Kontrak
Sebuah perjanjian bisnis sebaiknya tidak hanya mengatur bagaimana kerja sama dimulai, tetapi juga bagaimana hubungan tersebut dapat diakhiri.
Periksa ketentuan mengenai pemberitahuan, jangka waktu, kondisi pengakhiran, kewajiban yang masih harus dipenuhi serta konsekuensi setelah perjanjian berakhir.
Jangan Mengandalkan Kesepakatan Lisan Saja
Dalam hubungan bisnis, komunikasi lisan memang dapat terjadi. Namun, hal-hal penting yang berkaitan dengan hak dan kewajiban sebaiknya dituangkan secara jelas dalam dokumen perjanjian.
Dokumentasi yang baik dapat membantu para pihak memahami kesepakatan dan menjadi bagian dari bukti apabila kemudian terjadi perselisihan.
Membutuhkan Pemeriksaan atau Pembuatan Perjanjian Bisnis?
Sebelum menandatangani kontrak bisnis, Anda dapat mempertimbangkan pemeriksaan terhadap isi perjanjian agar hak, kewajiban dan risiko hukum dapat dipahami.
Lihat Layanan PerjanjianKapan Sebaiknya Perjanjian Diperiksa oleh Advokat?
Pemeriksaan hukum dapat dipertimbangkan terutama apabila perjanjian memiliki nilai transaksi besar, melibatkan aset, investasi, kerja sama jangka panjang, atau mempunyai klausul yang kompleks.
Pemeriksaan sebelum tanda tangan juga dapat membantu mengidentifikasi klausul yang berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Apakah perjanjian bisnis wajib dibuat secara tertulis?
Kebutuhan bentuk perjanjian bergantung pada jenis transaksi dan ketentuan hukum yang berlaku. Untuk kepentingan pembuktian dan kejelasan hak serta kewajiban, dokumentasi tertulis dapat menjadi sangat penting.
Bolehkah meminta perubahan isi kontrak?
Para pihak dapat membicarakan isi perjanjian sebelum menyepakatinya. Ketentuan akhir sebaiknya merupakan hasil kesepakatan para pihak.
Apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur menandatangani kontrak?
Periksa terlebih dahulu isi perjanjian dan keadaan yang terjadi. Jangan langsung mengambil kesimpulan tanpa memahami hak, kewajiban dan klausul yang telah disepakati.
Apakah kontrak yang merugikan bisa diperiksa secara hukum?
Dokumen perjanjian dapat diperiksa untuk memahami hak, kewajiban dan konsekuensi hukum berdasarkan isi kontrak serta kondisi konkretnya.
Kesimpulan
Menandatangani perjanjian bisnis bukan sekadar formalitas. Setiap klausul dapat memiliki konsekuensi terhadap hak dan kewajiban para pihak.
Karena itu, sebelum menandatangani kontrak, pastikan Anda memahami identitas para pihak, objek perjanjian, hak dan kewajiban, pembayaran, jangka waktu, wanprestasi, pengakhiran dan penyelesaian sengketa.
Jika terdapat klausul yang tidak dipahami, pertimbangkan untuk mendapatkan penjelasan atau konsultasi hukum terlebih dahulu.
Konsultasi Hukum Bisnis di Purwokerto
Jika Anda membutuhkan informasi mengenai perjanjian bisnis, kontrak usaha, pemeriksaan perjanjian atau persoalan hukum bisnis di Purwokerto dan Banyumas, Anda dapat menghubungi Dr. JUNIANTO, S.H., M.Kn. untuk informasi mengenai layanan konsultasi dan pendampingan hukum.
Kantor Hukum Purwokerto
Desa kalisari, RT.001/RW.002, Dusun I, Kalisari, Kec. Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53162
Disclaimer: Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan edukasi hukum secara umum. Isi artikel tidak dimaksudkan sebagai pendapat hukum yang spesifik terhadap perkara tertentu. Setiap transaksi dan perjanjian bisnis memiliki fakta, dokumen dan kondisi yang berbeda sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum menentukan langkah hukum.
Sebelum Tanda Tangan, Pahami Kontraknya.
Jangan biarkan satu klausul yang tidak dipahami menjadi masalah hukum di kemudian hari. Pastikan Anda memahami hak, kewajiban dan risiko dalam perjanjian bisnis.
Konsultasi Hukum Bisnis